Wanita Bergaji Besar, Hingga Rp 547 Miliar/Tahun

Dari 200 Chief Executive Officer (CEO) bergaji terbesar di Amerika Serikat (AS). Hanya 13 orang wanita yang berada di dalamnya.
CEO wanita bergaji terbesar dibayar US$ 42,1 juta/tahun, atau sekitar Rp 547 miliar.
Siapa saja orangnya? Berikut daftar bagian pertama seperti dilansir dari CNN, Selasa (26/5/2015).

Mary Barra

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/065444_marryreuters.jpgFoto: Reuters

Bara merupakan CEO dari General Motors (GM), perusahaan otomotif, produsen mobil asal AS.

Tahun lalu, total bayaran yang diterima oleh Barra mencapai US$ 15,8 juta, atau sekitar Rp 205 miliar
Dari jumlah tersebut, US$ 4,1 juta dalam bentuk tunai, sementara sisanya diterima dalam bentuk saham.

Irene Rosenfeld

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/065509_irenereuters.jpgFoto: Reuters

Wanita ini merupakan CEO dari Mondelez International. Tahun lalu, bayaran yang diterima Rosenfeld mencapai US$ 15,9 juta atau sekitar Rp 206 miliar, naik 14%.

Dari jumlah itu, US$ 5,5 juta diterima dalam bentuk tunai, dan sisanya dalam bentuk saham.

Patricia Woertz

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/065543_patriciareuters.jpgFoto: Reuters

Wanita ini merupakan CEO dari Archer Daniels Midland, sebuah perusahaan produsen bahan makanan hingga biofuel.

Bayaran yang diterima Woertz tahun lalu mencapai US$ 16,3 juta, atau sekitar Rp 211 miliar, naik 138%.

Dari bayaran tersebut, US$ 5,5 juta diterima dalam bentuk tunai, sedangkan sisanya dalam bentuk saham.

Marillyn Hewson

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/065612_marillynreuters.jpg

Wanita ini merupakan CEO dari Lockheed Martin, produsen pesawat tempur asal AS.

Tahun lalu, bayaran yang diterima Hewson mencapai US$ 17,9 juta atau sekitar Rp 232 miliar, naik 13% dari tahun sebelumnya.

Dari bayaran tersebut, US$ 9 juta dalam bentuk tunai, dan sisanya dalam bentuk saham.

Ginni Rometty

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/065641_ginnireuters.jpg

Rometty adalah CEO dari IBM, perusahaan sektor teknologi yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Pada tahun lalu, total bayaran yang diterima oleh Rometty mencapai US$ 17,9 juta, atau sekitar Rp 232 miliar, naik 28% dalam setahun.

Dari jumlah tersebut, US$ 5,5 juta diterima dalam bentuk tunai dan sisanya diterima dalam bentuk saham.

 

Phebe Novakovic

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/065737_phebecnn.jpgFoto: CNN

Novakovic merupakan CEO dari General Dynamics, perusahaan dirgantara dan pertahanan.

Tahun lalu, bayaran yang diterima Novakovic mencapai US$ 19 juta, atau sekitar Rp 247 miliar, naik 1% dari tahun sebelumnya.

Dari bayaran itu, US$ 6,1 juta didapat dalam bentuk tunai, dan sisanya dalam bentuk saham.

Indra Nooyi

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/075844_indrareuters.jpgFoto: Reuters

Wanita ini merupakan pemimpin dari Pepsi Co, perusahaan produsen minuman cola.

Pada tahun lalu, bayaran yang diterima Nooyi mencapai US$ 19,2 juta atau sekitar Rp 248 miliar, naik 45% dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah itu, US$ 13,6 juta dalam bentuk tunai, dan sisanya diterima dalam bentuk saham

Meg Whitman

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/075913_megreuters.jpgFoto: Reuters

Whitman adalah CEO dari Hewlett-Packard, perusahaan berbasis teknologi.

Bayaran yang diterima Whitman tahun lalu mencapai US$ 19,6 juta, atau sekitar Rp 254 miliar, naik 11% dari tahun sebelumnya.

Dari bayaran tersebut, US$ 6,1 juta diterima dalam bentuk tunai, dan sisanya dalam bentuk saham.

Carol Meyrowitz

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/075947_carolreuters.jpgFoto: Reuters

CEO dari TJX Companies ini dibayar US$ 23,3 juta, atau sekitar Rp 303 miliar pada tahun lalu, naik 13% dari tahun sebelumnya.

Bayaran yang diterima oleh Meyrowitz ini terdiri dari US$ 6,2 juta dalam bentuk tunai, dan sisanya dalam bentuk saham.

TJX Companies merupakan perusahaan ritel dengan 3.300 toko di AS, Kanada, dan Eropa.

Martine Rothblatt

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/080023_martinecnbc.jpgFoto: CNBC

Rothblatt merupakan CEO dari United Therapeutics, sebuah perusahaan bioteknologi asal AS.

Bayaran Rothblatt sepanjang 2014 lalu mencapai US$ 31,6 juta atau sekitar Rp 410 miliar, turun 17% dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, US$ 2,1 juta berupa tunai, dan sisanya berupa saham.

Marissa Mayer

//images.detik.com/content/2015/05/27/68/080114_marrisareuters.jpgFoto: Reuters

CEO Yahoo ini menjadi wanita bayaran terbesar di AS. Nilai totalnya US$ 42,1 juta tahun lalu, atau naik 69% dari tahun sebelumnya.

Dari bayaran tersebut, sebanyak US$ 2,1 juta dalam bentuk uang tunai dan sisanya dalam bentuk saham.